[Renote] #Khilafah: Beda Sistem Trias Politica dan Sistem Politik Khilafah

1. dua hari lalu kita sudah membuka sedikit bahasan #Khilafah warisan Rasulullah | kini setting kita pindahkan ke negeri barat Eropa

2. pada masa yang sama sekira abad-15 | peradaban Islam berada di puncak keemasan | sebaliknya peradaban barat masih kelam (dark ages)

3. dark ages dikenal juga dengan ages of faith | dikarenakan agama dijadikan dasar negara | akibatnya peradaban barat hancur

4. penguasa dan gereja korup merilis doktrin-doktrin menguntungkan penguasa | yang jadi korban adalah kaum cendekiawan dan proletar

5. 800 tahun mereka muak dengan penipuan atas nama agama | hasilnya adalah gerakan RENAISANS yang dipelopori cendekiawan

6. RENAISANS bertujuan 2 hal | kekuasaan absolut raja harus dihilangkan | dan agama yang melegitimasi raja harus dipisahkan dari negara

7. RENAISANS berhasil pada abad 15 | hasilnya SEKULERISME | pemisahan antara agama dan negara | agama adalah mimpi buruk bagi mereka

8. kekuasaan absolut raja tak boleh terulang | maka J.J. Rosseau mengusulkan Trias Politica | kekuasaan harus dipecah 3 agar tak absolut

9. mereka berpendapat “power tends to corrupt, absolute power absolute corrupt” | layaknya raja yang absolut, maka pasti akan korupsi

10. mencegah dark ages terulang lagi | masyarakat barat membagi kekuasana menjadi 3 | eksekutif – legislatif – yudikatif

11. dengan eksekutif – legislatif – yudikatif | mereka berharap terjadi kontrol dan saling koreksi | supaya tidak ada abuse of power

12. sistem inilah yang dipakai dalam politik dunia termasuk Indonesia | trias politica yang diharap bisa mencegah abuse of power

13. tapi yang terjadi justru sebaliknya | trias politica tak pernah mewujud di dunia nyata | kekuasaan tetap berada di satu golongan

14. mengapa? | karena legislatif pasti berkelindan dengan eksekutif | koalisi eksekutif ditentukan setelah hasil pemilu legislatif

15. konflik kepentingan jadi hal pasti | karena legislator adalah partai penguasa yang juga sebagai eksekutor

16. misal di Indonesia | partai penguasa di legislatif pastilah penguasa di eksekutif | dan jatah menteri dibagi berdasar jatah legislatif

17. sendirinya fungsi pembagian kekuasaan dan koreksi tidak terjadi | karena eksekutif – legislatif – yudikatif itu penguasa yang sama

18. separation of power hanya jadi mimpi yang tak mewujud di kenyataan | penguasa tetap tak tersentuh, dialah raja baru

19. di sistem ini penguasa bisa menjadikan demokrasi | dan lembaga apapun (legislatif-yudikatif-eksekutif) jadi kakitangan dan alat

20. siapa yang nggak disukai, potong | yang mendukung, pelihara | semacam diktator baru

21. sementara rakyat jadi penonton yang merasa bebas memilih | padahal sebenarnya dipaksa untuk memilih | karena tiada diberikan alternatif

22. “Q: what’s democracy? | A: the freedom to choose our own dictators” | itu guyonan orang barat tentang demokrasi šŸ˜€

23. maka wajar jika lihat dimana-mana penguasa tak tersentuh sekorup apapun dia | setelah penguasa lain naik barulah kasusnya terbuka

24. mau buka kasus darimana? | penguasa “memegang” MA, MPR, KPK, Polisi, Jaksa, dan lainnya | yang jujur dipaksa bungkam | mulai dari mana?

25. maka berlaku pepatah yunani | “Quis custodiet ipsos custodes?” | siapa yang mengawasi sang pengawas (bila dia tidak awas?)

26. OK ini cacat bawaan dan kelemahan sistem buatan manusia | lain sekali dengan sistem #Khilafah yang diwariskan Rasulullah

27. dalam sistem #Khilafah | seorang kepala negara diangkat bukan untuk membuat SISTEM tapi menjalankan SISTEM dari Allah

28. kepala negara (Khalifah) memang diangkat ummat yang empunya kekuatan | namun untuk menjalankan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang paripurna

29. #Khilafah tidak menjadikan kedaulatan (hak membuat hukum) ada pada manusia | namun kedaulatan ada di tangan Allah

30. tidak akan ada konflik kepentingan antara legislatif-yudikatif-eksekutif pada sistem #Khilafah | ini yang dicontohkan Khulafaur Rasyidin

31. maka ini sekali lagi menjelaskan bahwa Islam bukan hanya mewajibkan PEMIMPIN amanah | namun juga KEPEMIMPINAN yang amanah šŸ˜€

Dikutip dari: chirpstory.com

Sumber Gambar: blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 12 =