Dilema Aku dan Saya

Aku dan Saya

Beberapa hari lalu aku mulai kembali menulis di blog. Blog yang sekarang aku punya berbeda dengan blog yang aku punya sebelumnya. Perbedaan tersebut bisa dilihat di sini. Aku mengalami kesulitan dalam menulis di blog. Aku bingung ketika dihadapkan masalah penggunaan kata ganti pertama dalam blog-ku, yaitu aku atau saya.

Aku mencoba mencari tahu dengan mencari arti katanya pada artikata.com. Aku mendapatkan beberapa jawaban yang cukup mencerahkan. Ternyata aku dan saya memiliki perbedaan arti yang cukup fatal jika tidak digunakan dengan tepat. Fatal yang aku maksud adalah kondisi ketika terjadi interaksi dalam suatu komunitas yang formal.

Di dalam al-Quran kata ganti Allah yang digunakan adalah Aku, bukan Saya. Ternyata hal tersebut karena arti kata aku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah yang berbicara atau yang menulis (dalam ragam akrab); diri sendiri, sedangkan arti kata saya menurut KBBI adalah orang yang berbicara atau menulis (dalam ragam resmi atau biasa).

Aku melihat perbedaan yang cukup signifikan antara arti kata aku dan saya menurut KBBI. Kata aku menjelaskan siapapun yang berbicara atau menulis, sedangkan kata saya menjelaskan orang yang berbicara atau menulis. Siapapun dan orang memberikan penjelasan yang cukup jelas bahwa kata aku bisa digunakan untuk siapapun yang dapat berbicara atau menulis dan digunakan dalam kondisi akrab, sedangkan kata saya hanya bisa digunakan oleh orang atau manusia dalam kondisi resmi atau biasa.

 

Daftar Pustaka:

artikata.com [diakses 12 Januari 2013 | pukul 09.07 (GMT+7)]

artikata.com [diakses 12 Januari 2013 | pukul 09.08 (GMT+7)]

 

Sumber Gambar:

google.com [diakses 12 Januari 2013 | pukul 09.46 (GMT+7)]

 

Bandung, 12 Januari 2013 | pukul 09.48 (GMT+7)

Baharuddin Aziz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − three =