#Mendingan: Gunakan pada Tempatnya :D

1. kata #mendingan jangan digunakan untuk memilih dua hal yang sama jeleknya | gunakanlah #mendingan untuk memilih dua hal yang baik

2. “#mendingan kerudung tapi judes atau nggak kerudungan tapi baik?” | salah satu contoh logika salah | FAIL

3. “#mendingan shalat bolong-bolong atau nggak shalat tapi baik?” | kembali logika yang hancur ini | FAIL

4. orang males, menggunakan kata #mendingan untuk melegitimasi perbuatan buruknya | dengan membandingkan pada perbuatan yang sama buruk

5. jadi orang males berharap | dengan pake kata #mendingan | dia “kelihatan” nggak parah-parah banget | salah kok nyari temen 😀

6. coba analisis ya, “#mendingan kerudung dusta atau nggak kerudungan tapi jujur?” | lha, wong Islam minta kita kerudungan DAN jujur kok

7. jadi kerudungan lalu dusta, sama aja seperti nggak kerudungan lalu jujur, sama maksiat | yang sering malah nggak kerudungan lalu dusta 😀

8. analisis ya, “lebih bagus shalat bolong2 atau nggak shalat tapi baik?” | lha, wong Islam nyuruh shalat DAN baik kok

9. jadi shalat bolong-bolong itu SAMA maksiatnya kayak yang nggak shalat tapi baik | yang kejadian malah yang nggak shalat itu jahat 😀

10. kesimpulannya, jangan pake #mendingan buat bahas 2 hal yang sama jeleknya deh | dengan tujuan menyelamatkan diri biasanya

11. harusnya bilangnya begini “#mendingan kerudungan DAN hati akan jadi lebih baik lagi” | ini baru BENER

12. atau bilang begini “#mendingan shalat full dan tepat waktu DAN kita akan jadi manusia yang baik” | nah logika ini baru MANTAP

13. atau kalau nggak, #mendingan dipake untuk bandingin 2 hal yang baik 😀 | “mendingan shalat dhuha 4 rakaat atau 8 rakaat” | naahhh.. 😀

14. “#mendingan sedekah 10 ribu atau 10 juta?” | ini baru BENERRR #mendingan nya 😀 hehe..

15. jadi stop memaksakan kata #mendingan dalam 2 hal buruk | gunakanlah #mendingan pada tempatnya, yaitu dalam 2 hal yang baik

 

Dikutip dari:

twitter.com [diakses 11 April 2013 | pukul 02.43 (GMT+7)]

 

Bandung, 11 April 2013 | pukul 22.20 (GMT+7)

Baharuddin Aziz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 2 =