Puisi: Kompilasi Tahun 2008 Quartal 4

Kali ini gw bikin kompilasi puisi yang udah gw buat selama bulan Oktober sampai Desember 2008. 😀

Kompilasi Puisi

21 November 2008

Perpisahan

Kubingung ketika kau berkata pisah
Tak percaya kau berkata itu
Mungkin ini yang terbaik

Lupakan diriku
Buanglah kisah tentangku
Bila kujadi penghalang
‘tuk kau capai cita-cita

Senang-senanglah
Lupakanlah aku
Yang membuatmu sakit
Yang tak peduli denganmu

Kembalilah padaku
Bila kau membutuhkanku
Bila kubukan penghalang bagimu
Bila kau masih peduli denganku

26 November 2008

Air

Kau nyawa dunia
Kau harta dunia
Kau sungguh istimewa

Tak ada yang tak butuh
Tak ada yang tak ingin
Tak ada yang tak suka

Dunia gelap tanpamu
Dunia kelam tanpamu
Dunia mati tanpamu

Air
Betapa indahnya dirimu
Betapa mulianya dirimu
Betapa istimewanya dirimu

Semua butuhkanmu
Air

Bebas

Kuingin bebas
Lepaskan lelah
Lepaskan resah
Lepaskan bingung

Lelah ‘kan hidup
Lelah ‘kan dunia
Lelah ‘kan masalah
Inginku hilangkan lelah

Resah hadapi masalah
Resah jalani hidup
Resah di dunia
Inginku hilangkan resah

Bingung ‘tuk memilih
Bingung ‘tuk berbuat
Bingung ‘kan semua
Inginku hilangkan bingung

Kuingin bebas
Bebaskan semua
Semua lelah
Siksa hidupku

Gila

Kugila
Kustres
Kuautis
Ku

Kubingung
Banyak tugas
Banyak ulangan
Banyak kuis
Bikin gila

Hmm
Berpikir
Merenung
Bengong
Gila

Aku gila
Aku stres
Aku autis
Tidak

4 Desember 2008

Itu

Kutahu itu
Kuingin itu
‘kan kuraih itu
‘kan kugapai itu

Terang bintang harapan
Walau kutahu mustahil
Sulit ‘tuk membayangkan
Saat-saat itu

30 Desember 2008

Kembali

Terasa kembali
Sakit yang lama
Tak tahan kuingat
Bingung

Kembalikah?
Lupakankah?

Pikirku kembali
Akankah kita bisa bersama?
Kembali?
Seperti dulu?

Sayang
Mungkin itu hanya mimpi
Mimpi indah yang mengukir luka
Luka lama yang sakit
Sakit yang amat

Andai bisa seperti dulu
Andai bersamamu lagi
Akankah kita berpisah lagi?
Untuk selamanya?
Selama bumi mengizinkan kita berdiri di atasnya?

Berharap yang terbaik
Terbaik bagiku?
Terbaik bagimu?
Tarbaik bagi kita?
Mustahil

Terbaik untuk siapa pun percuma
Karena yang terbaik belum tentu terbaik
Baik aku maupun kamu
Sayang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + seventeen =