Resume Kuliah EL6118 Pertemuan Kedua

Artikel ini merupakan tulisan ulang dari tugas kuliah EL6118 Information Warfare, yaitu resume kuliah pertemuan kedua (28 Agustus 2017).

1. Pendahuluan

Pada kuliah ini dibahas sekilas mengenai poin penting yang didapat pada kuliah sebelumnya, yaitu dalam suatu peperangan perlu informasi lapangan yang presisi. Apa perbedaan presisi dan akurasi? Presisi berarti hanya memiliki satu harga, sedangkan akurasi menggunakan persentase (%).

Topik utama pembahasan kuliah ini adalah Information Warfare yang diadaptasi dari Introduction to Information Warfare and Information Warfare karya Reto E. Haeni dan Richard A. Poisel.

2. Istilah-istilah

Beberapa istilah yang dibahas pada kuliah ini adalah sebagai berikut.

2.1 Perang Informasi

Perang informasi merupakan penggunaan informasi dan sistem informasi secara ofensif maupun defensif untuk mengeksploitasi, merusak, dan/atau menghancurkan suatu informasi dan sistem informasi musuh, sekaligus melindungi dirinya sendiri. Hal tersebut dilakukan untuk mendapat keuntungan pribadi atau kelompoknya. Perang informasi dapat terjadi karena adanya kepentingan militer atau bisnis.

3. Pembahasan

3.1 Sistem Informasi

Unsur-unsur pada sitem informasi:

  1. Sumber informasi.

  2. Penerima informasi, setiap orang memiliki kemampuan ekstraksi informasi yang berbeda.

  3. Pengiriman/transmisi informasi.

  4. Pengolahan informasi.

3.2 Teknologi Informasi pada Perang

Teknologi informasi merupakan salah satu senjata utama yang digunakan pada perang jaman sekarang. Oleh karena itu, dikenal dengan suatu istilah soft war. Soft war digunakan untuk mengacaukan moral pasukan musuh dengan mengirimkan informasi yang salah, misalnya melalui program/acara televisi.

3.3 Senjata Perang

Beberapa hal yang memungkinkan dijadikan menjadi senjata perang informasi adalah sebagai berikut.

  • Virus komputer

  • Worm

  • Trojan horse

  • Logic bomb

  • Trap door

  • Chipping

  • Mesin nano dan mikroba

  • Electronic jamming

3.4 Klasifikasi Perang Informasi

Perang informasi dapat dibagi ke dalam tiga klasifikasi:

  1. Personal

  2. Korporasi

  3. Global

3.5 Informasi dan Teori Informasi

Menurut Shannon, terdapat tiga tingkatan masalah komunikasi, yaitu:

  • Level A (masalah teknis atau akurasi)

    Seberapa akurat simbol komunikasi dapat ditransmisikan?

  • Level B (masalah semantik tingkat presisi)

    Seberapa presisi transmisi?

  • Level C (masalah efektivitas)

    Seberapa efektif pengaruh yang diterima?

Sebagai penerima informasi, kita dapat melihat suatu informasi benar atau tidak dengan melihat keadaan. Jika sesuai, kemungkinan besar informasi tersebut benar. Sebaliknya, jika informasi tersebut tidak sesuai dengan keadaan, kemungkinan besar informasi tersebut salah.

4. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, didapat kesimpulan mengenai terkait perang informasi dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

  1. Terdapat empat unsur pada sistem informasi, yaitu: sumber, penerima, pengiriman/transmisi, dan pengolahan informasi.

  2. Teknologi informasi merupakan salah satu senjata utama yang digunakan pada perang jaman sekarang.

  3. Senjata perang dapat berupa: virus komputer, worm, trojan horse, logic bomb, trap door, chipping, mesin nano dan mikroba, serta electronic jamming.

  4. Klasifikasi perang informasi terbagi menjadi: personal, korporasi, dan global.

  5. Tingkatan masalah komunikasi terbagi menjadi tiga, yaitu: teknis, semantik, dan efektivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − one =